Lo pengen tau cara beli crypto tapi bingung mulainya gimana? Gini bro, dunia crypto tuh emang keliatan ribet, padahal aslinya gampang banget.
Nah di artikel ini, gue bakal bahas cara beli crypto buat lo yang masih pemula, step-by-step pake Indodax, salah satu exchange crypto lokal yang udah senior di Indonesia.
Daftar Isi:
- Kenapa Gue Beli Crypto Pake Indodax?
- Langkah-Langkah Cara Beli Crypto di Indodax
- Apa Selanjutnya Setelah Beli Crypto?
- Beli Crypto Itu Gampang, Asal Tau Jalurnya
Kenapa Gue Beli Crypto Pake Indodax?
Sebelum bahas caranya, gue jawab dulu kenapa gue pake Indodax?
- Lokal dan legal: Resmi terdaftar di BAPPEBTI, jadi aman buat warga +62.
- Bisa pake rupiah langsung: Gak perlu repot tuker ke dollar dulu.
- UI-nya ramah pemula: Tampilan simple, cocok buat pemula.
- Minimal beli rendah: Mulai dari Rp10.000 aja lo udah bisa beli BTC.
- Legend: Exchange Crypto tertua di indonesia
- Proof of Reserve: Mereka transparan dan punya saldo crypto yang lebih dari cukup buat ganti semua saldo dan aset user kalau ada apa-apa.
Langkah-Langkah Cara Beli Crypto di Indodax
1. Daftar Akun Indodax
Pertama-tama, lo harus punya akun dulu.
- Masuk ke website, klik atau tap link ini www.indodax.com
- Klik Daftar dibagian kanan atas layar
- Isi data yang diminta: email, username, password, nomor HP
- Centang bagian kotak “saya setuju dengan syarat & ketentuan“
- Lalu tap “klik untuk memverivikasi“
- Klik atau tap “buat akun“
- Cek alamat email yang didaftarin tadi, lo bakal dapet kode verifikasi 6 digit alphanumeric
- Masukan 6 digit kode tersebut kedalam kolom verifikasi email
- Klik atau tap “kirim kode” di bagian verifikasi No handphone
- Masukan kode yang dikirim Indodax melalui whatsapp di nomer yang lo daftarin sebelumnya
- Tap atau klik “Selanjutnya“
Sampai disini akun lo udah aktif, tapi masih belum bisa beli crypto atau top up saldo. Lo harus verifikasi akun dulu (KYC) biar bisa top up dan beli crypto.
2. Verifikasi Akun (KYC)
Yes, ini wajib, tapi gak usah panik. KYC “Know Your Customer“, alias “Kenali Pelangganmu” itu proses di mana lo verifikasi identitas diri lo sebelum bisa pake platform Indodax.
Pemerintah Indonesia mengatur aktivitas crypto, dan semua exchange resmi (termasuk Indodax) harus mengikuti aturan BAPPEBTI. Salah satunya, semua pengguna wajib diverifikasi identitasnya.
Tujuannya untuk melacak atau mendeteksi pencucian uang, penipuan, dan melindungi lo sebagai pengguna exchange yang resmi terdaftar di Indonesia kayak Indodax.
Cara verifikasi diri (KYC):
Pertama, download aplikasi Indodax di HP (biar lebih gampang bisa langsung upload & selfie). Terus login pake akun yang tadi udah lo bikin.

Tap pada bagian “Verifikasi Akun Anda” terus tap “Mulai Verifikasi Akun” kayak gambar diatas.

Siapin KTP lo terus tap “Mulai“. Pada bagian kewarganegaraan pilih Indonesia, terus tap “Lanjut“.

Liat contoh gambar cara upload foto KTP yang benar. Terus tap “Ambil Foto“, “Beri Akses“, dan pilih “Izinkan“.

Ini penting, biar verifikasi gak ditolak & cepet di approve pastikan foto gak blur, gak gelap, bagian KTP gak kepotong, dan tulisan di KTP bisa dibaca dengan jelas. Kalau sudah tap “Lanjut“.

Isi Nomor Induk KTP (NIK), lalu pilih “Seumur Hidup” pada bagian “berlaku hingga”. Pilih “Simpan” kemudian tap “Lanjut“.

Isi data pribadi dengan sebenar-benarnya, terutama pada tanggal lahir, alamat, dan kerabat (suami/istri/adik/kakak). Kalo sudah, pilih “Lanjut” dan “Simpan“.

Pilih “Lanjut” untuk melanjutkan ke verifikasi wajah. Jangan pake kacamata, topi, atau masker. Pastikan gambar gak blur, gak gelap, dan wajah tepat berada ditengah. Lalu tap “Lanjut“.

Kalo sudah pilih “Konfirmasi” dan pastikan semua data yang lo masukin sudah benar gak ada typo. Kemudian pilih “Lanjut“.

Pilih “Setuju & Kirim“, terus pilih “Jelajahi Aplikasi“. Sampai disini KYC sudah selesai dan verifikasi akan langsung diproses oleh Indodax.
Sepengalaman gue dan temen-temen gue KYC di Indodax biasanya cuma 5-10 menit sudah di approve (kalau gak ada kendala sama data yang diupload).
3. Deposit Rupiah ke Akun Indodax
Cara beli crypto selanjutnya di Indodax adalah isi saldo rupiah sebelum ditukerin ke aset crypto atau beli crypto yang lo mau. Pilih “Wallet” kemudian pada bagian “Rupiah/IDR” pilih “Deposit”.

Pilih metode deposit rupiah yang lo mau, kayak E-Wallet, atau Virtual Account, atau via bank transfer BCA.
Kalau mau deposit minimal 10 ribu rupiah pake metode Virtual account atau E-wallet, tapi ada biaya layanan (fee).
Kalau mau tanpa fee pake via BCA tapi minimal deposit 100 ribu rupiah.
Ini rincian biaya transaksi di Indodax (mungkin dapat berubah sewaktu-waktu):

Mohon diingat! Masukan jumlah rupiah sesuai yang diminta Indodax, dan nama pemilik rekening harus sama dengan nama KTP yang sudah diverifikasi di Indodax.
Gue kasih contoh pake BCA (karena bebas fee) alias ga ada biaya layanan.

Masukan jumlah rupiah yang ingin dideposit ke Indodax, lalu pilih “Lanjutkan“.

Pastikan total penyetoran sesuai dengan yang diminta Indodax seperti 4 digit terakhir pada gambar diatas, karena itu adalah kode unik jadi jangan dibuletin.
Gunakan rekening bank dengan nama yang sama dengan nama di KTP yang sudah diverifikasi di Indodax.

Scroll ke bagian bawah, disana akan ada petunjuk langkah demi langkah cara deposit rupiah dengan lengkap, dan ikuti langkah-langkahnya kayak gambar diatas.
Biasanya hitungan menit rupiah sudah masuk ke akun Indodax, gak sampe 1 hari. Pengalaman gue deposit pake Indodax dari 2019 cuma 2-3 menit rupiah udah masuk.
Cara tau rupiah udah masuk ke wallet Indodax? Nanti ada notifikasi email, atau lo bisa refresh aplikasi indodax lo dengan tekan layar, tahan, terus tarik kebawah.
Cek di “Wallet” terus liat saldo rupiah/IDR udah nambah atau belum.
4. Pilih Crypto yang Mau Dibeli
Sekarang bagian yang ditunggu-tunggu cara beli crypto di Indodax. Pilih “Marketplace” di dashboard atau halaman utama, terus pilih coin yang mau lo beli atau invest.
Gue kasih contoh beli Bitcoin, jadi tap atau klik “Bitcoin” di marketplace terus scroll kebawah sampe ketemu kolom “Beli Bitcoin“.

Pada “order type“, pilih “Limit” kalo lo mau beli BTC di harga yang lo mau, terus di kolom “limit price” ganti harganya sesuai harga yang lo mau (tapi ini bakal agak lama) karena lo harus nunggu BTC nyentuh ke harga yang lo mau.
Kalo gak mau lama, lo bisa pilih “market/instant”, jadi lo gak perlu nunggu BTC ke harga beli yang lo mau, dan lo bakal otomatis ngebeli BTC real time pada harga terkini.
Note: “limit” fee nya lebih kecil dibanding “market/instant” order.
Ini rincian biaya trading di Indodax:
- Maker – limit order: 0.2322%
- Taker – market/instant order: 0.3322%

Kalo sudah, langsung aja klik atau tap “Beli Bitcoin“. Nanti di bagian “wallet” bitcoin yang lo beli bakal muncul.
Apa Selanjutnya Setelah Beli Crypto?
Udah beli? Sip! Tapi jangan asal simpen doang. Lo juga bisa pantau harganya, dan diversifikasi.
Jangan cuma megang 1 coin, tapi jangan juga jadi kolektor shitcoin
Sebelum beli coin selain Bitcoin jangan lupa untuk riset coin tersebut, biar lo bisa tau potensi coin tersebut kedepannya.
Bonus Tips Buat Pemula
- Jangan FOMO: Harga naik terus bukan berarti bakal naik selamanya
- Jangan pake duit kebutuhan: Ini buat investasi, bukan buat gantiin bayar kontrakan
- Belajar pelan-pelan: Sambil jalan lo bakal makin paham dunia crypto
- Follow akun edukasi: Kayak @anakcryptocom (ya masa gak promosi sendiri wkwkwk)
Beli Crypto Itu Gampang, Asal Tau Jalurnya
Beli crypto gak sesulit itu kok. Apalagi kalau lo udah tau caranya dan pake platform kayak Indodax. Semua prosesnya bisa lo lakuin dari HP, mulai dari daftar sampe beli.
Tantangan terbesar di dunia crypto itu melawan diri sendiri. Harus bisa tahan nafsu biar gak kejebak FOMO dan gak jadi korban coin micin.
Mau pake platfrom lain pun selain Indodax alur nya tetep sama. Lo harus bikin akun, terus verifikasi diri (KYC), deposit, baru deh lo bisa jual beli crypto setelah verifikasi diterima.








Tinggalkan komentar